{"id":12264,"date":"2021-10-06T15:26:00","date_gmt":"2021-10-06T08:26:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/?p=12264"},"modified":"2022-03-13T18:05:07","modified_gmt":"2022-03-13T11:05:07","slug":"ini-perbedaan-metode-penanaman-hidroponik-dan-organik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/ini-perbedaan-metode-penanaman-hidroponik-dan-organik\/","title":{"rendered":"Ini Perbedaan Metode Penanaman Hidroponik Dan Organik"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Metode penanaman hidroponik<\/strong> membuat orang-orang semakin memerhatikan apa yang mereka konsumsi dan cara penanamannya seperti pada sayur dan buah-buahan. Ada\u00a0 beberapa metode yang digunakan dalam meminimalisir penggunaan bahan kimia.<\/p>\n\n\n\n<p>Pupuk, pestisida dan bahan kimia tambahan lainnya punya efek yang kurang bagus bagi tubuh manusia, walau pun tanaman yang dihasilkan cenderung tahan lama dan tidak terganggu hama.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-ht-block-toc  is-style-outline htoc htoc--position-wide toc-list-style-plain\" data-htoc-state=\"expanded\"><span class=\"htoc__title\"><span class=\"ht_toc_title\">Table of Contents<\/span><span class=\"htoc__toggle\"><svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"16\" height=\"16\"><g fill=\"#444\"><path d=\"M15 7H1c-.6 0-1 .4-1 1s.4 1 1 1h14c.6 0 1-.4 1-1s-.4-1-1-1z\"><\/path><path d=\"M15 1H1c-.6 0-1 .4-1 1s.4 1 1 1h14c.6 0 1-.4 1-1s-.4-1-1-1zM15 13H1c-.6 0-1 .4-1 1s.4 1 1 1h14c.6 0 1-.4 1-1s-.4-1-1-1z\"><\/path><\/g><\/svg><\/span><\/span><div class=\"htoc__itemswrap\"><ul class=\"ht_toc_list\"><li class=\"\"><a href=\"#htoc-pengurangan-pemakaian-pupuk\">Pengurangan Pemakaian Pupuk<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#htoc-perbedaan-metode-hidroponik-dan-organik\">Perbedaan Metode Hidroponik dan Organik<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#htoc-manfaat-dari-kedua-metode\">Manfaat dari Kedua Metode<\/a><ul class=\"ht_toc_child_list\"><li class=\"\"><a href=\"#htoc-lebih-ramah-lingkungan\">Lebih Ramah Lingkungan<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#htoc-pertumbuhan-lebih-cepat\">Pertumbuhan Lebih Cepat<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#htoc-menyehatkan\">Menyehatkan<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#htoc-lokasi-tanam-mudah\">Lokasi Tanam Mudah<\/a><\/li><li class=\"\"><a href=\"#htoc-hasil-berkualitas\">Hasil Berkualitas<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/div><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-pengurangan-pemakaian-pupuk\"><strong>Pengurangan Pemakaian Pupuk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Karena beberapa efeknya yang kurang baik apabila terlalu sering dikonsumsi, biaya operasional yang lebih besar, kini para petani mulai mencoba beralih menggunakan <strong>metode penanaman hidroponik<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode tersebut lebih memanfaatkan air sebagai media tanam, sehingga penggunaan pupuk dan pestisidanya lumayan berkurang dari biasanya sebab salah satu keunggulan dari teknik tersebut adalah bebas hama.<\/p>\n\n\n\n<p>Gerakan pengurangan pupuk dan pestisida ini selain menggunakan sistem h<em>ydro<\/em>, ada pula menerapkan sistem organik yang dinilai juga lebih aman dan menyehatkan. Apakah perbedaannya?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-perbedaan-metode-hidroponik-dan-organik\"><strong>Perbedaan Metode Hidroponik dan Organik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kedua metode ini mulai diterapkan untuk keperluan bercocok tanam sayuran mau pun buah-buahan. Meski tanpa adanya bahan kimia, tetapi hasilnya sangat memuaskan, lebih segar dan alami.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut perbedaan dari kedua metode tersebut.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hidroponik sederhana hanya mengandalkan air sebagai media penanaman, sedangkan organik masih mengandalkan tanah tetapi tanpa penggunaan bahan kimia dalam prosesnya.<\/li><li>Hasil tanaman dengan metode <em>hydro<\/em> biasanya cenderung lebih besar-besar dan nampak lebih segar dibandingkan tanaman organik.<\/li><li>Waktu panen untuk tanaman <em>hydro<\/em> lebih cepat dari organik, rata-rata 30-45 hari sudah siap dipanen.&nbsp;<\/li><li>Tanaman organik tetap menggunakan pupuk yang alami, sedangkan tanaman hidro lebih mengandalkan air nutrisi.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-manfaat-dari-kedua-metode\"><strong>Manfaat dari Kedua Metode<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, apa saja manfaat dari penerapan kedua metode tersebut?<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-lebih-ramah-lingkungan\"><strong>Lebih Ramah Lingkungan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Pestisida, pupuk bisa menimbulkan polusi udara yang mengganggu lingkungan sekitar dan mencemari udara. Dengan pergantian metode tanam ini jelas akan ramah terhadap lingkungan serta membantu dalam pengurangan polusi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-pertumbuhan-lebih-cepat\"><strong>Pertumbuhan Lebih Cepat<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Pertumbuhan tanaman jauh lebih cepat dengan menggunakan <strong>metode penanaman hidroponik<\/strong> sehingga tak membutuhkan waktu lebih lama lagi panen dan memakan biaya untuk perawatan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-menyehatkan\"><strong>Menyehatkan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Sebenarnya penggunaan pestisida sah-sah saja karena berguna dalam mengatasi hama asalkan tetap pada kadar yang sesuai. Akan tetapi, dalam rangka hidup lebih sehat maka penggunaan bahan kimia mulai dikurangi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-lokasi-tanam-mudah\"><strong>Lokasi Tanam Mudah<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Manfaat lainnya dari metode tersebut adalah lokasi penanaman yang mudah. Anda bisa menanam meski dalam lahan yang sempit, asalkan tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk tanaman.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"htoc-hasil-berkualitas\"><strong>Hasil Berkualitas<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Kedua metode tersebut memberikan hasil tanaman yang makin berkualitas baik dari segi ukuran yang cenderung lebih besar, segar, rasanya berbeda dibandingkan tanaman yang menggunakan bahan kimia.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian sedikit penjelasan mengenai perbedaan serta manfaat dari hidroponik dan tanaman organik. Semoga bermanfaat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metode penanaman hidroponik membuat orang-orang semakin memerhatikan apa yang mereka konsumsi dan cara penanamannya seperti pada sayur dan buah-buahan. Ada\u00a0 beberapa metode yang digunakan dalam meminimalisir penggunaan bahan kimia. Pupuk, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12305,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-12264","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"post_mailing_queue_ids":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12264","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12264"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12306,"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12264\/revisions\/12306"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kebunpintar.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}